Blog Sebagai Media Dakwah

Hampir dari kita semuanya sudah tidak asing lagi dengan Wordpress, Blogspot, Multiply, Kompasiana, dll. Yups, blog atau webblog. Teknologi ini bisa digunakan untuk mengungkapkan tulisan, pesan, informasi, berita, opini atau pendapat  pribadi seseorang sehingga orang lain bisa dengan mudah membaca. Jujur saya sendiri sayang terbantu dengan akun blog saya ini mukmin.in Dengan ini saya dengan mudah menyampaikan gagasan dan opini saya sendiri ke khalayak ramai. Apa lagi kita bisa berdakwah bil qolam (dakwah dengan tulisan) menggunakan media blog? Subhanallah, luar biasa bukan?



Blog sebagai Media Dakwah
Menurut saya berdakwah tidak hanya berceramah di Masjid saja. Kita pun bisa berdakwah melalui tulisan dengan menggunakan teknologi blog ini.



Ketika menjelaskan salah satu keutamaan dakwah, asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz t mengatakan, “Wahai hamba Allah l yang berdakwah kepada Allah l, Anda mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukan kebaikan dengan sebab Anda menunjukkan kepadanya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits:
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
“Barang siapa menunjukkan kepada suatu kebaikan, dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)

Ini adalah keutamaan yang sangat besar. Anda menunjuki orang kafir sehingga dia masuk Islam berarti Anda mendapatkan pahala seperti pahala orang tersebut. Begitu pula jika Anda menunjuki pelaku bid’ah sehingga dia meninggalkan bid’ahnya, Anda akan mendapatkan pahala seperti pahala orang tersebut. Apabila Anda mendakwahi orang yang melakukan riba sehingga dia menerima apa yang engkau sampaikan, Anda pun mendapatkan pahala seperti pahala orang tersebut….” (Majmu’ Fatawa asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz, 6/522)

Agar Dakwah Menghasilkan Buah yang Indah

Sebagaimana ibadah yang lainnya, dakwah juga harus dijalankan sebagaimana yang diinginkan oleh Allah l. Oleh karena itu, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaannya sebagaimana ditunjukkan oleh Al-Qur’an dan Hadits.

Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah telah menjelaskan beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam dakwah. Beliau mengatakan, “Dakwah (adalah amalan) yang dibangun di atas penopang dan berdiri di atas fondasi yang harus diwujudkan. Ketika salah satu penopang dan landasan ini hilang, tidaklah dakwah tersebut menjadi dakwah yang benar. (Oleh karena itu, dakwah tersebut) tidak akan membuahkan hasil sebagaimana diinginkan meskipun seseorang telah mengerahkan segala kemampuan dan dakwah tersebut berlangsung dalam waktu yang sangat panjang, sebagaimana yang terjadi pada kelompok-kelompok dakwah yang ada di masa ini yang dakwahnya tidak dibangun di atas penopang dan landasan yang benar.” (Lihat pengantar yang disebutkan oleh asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah terhadap kitab Manhajul Anbiya’ karya asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali)

Allah sudah menjanjikan bahwa barang siapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melaksanaknnya. Selain itu juga pernah rosul bersabda, barang siapa melihat kemungkaran, maka cegahlah dengan tanganmu, apa bila belum bisa maka cegahlah dengan mulutmu, apa bila belum bisa, cegahlah dengan hatimu, dan mencegah kemungkaran dengan hati adalah pertanda selemah-lemah iman.

Sudah, ayo para remaja-remaja Islam kita gunakan teknologi blog ini untuk berdakwah. Bila mana teman-teman tertarik bagaimana cara membuat blog seperti halnya blog saya ini kemudian menggunakannya sebagai media dakwah islam, jangan khawatir insyaallah saya bisa secara sukarela mengajari teman-teman membuat blog, hingga merawatnya menjadi bagus. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat. :)




Namun tetap perhatikan landasan yang harus dimiliki oleh seseorang yang berdakwah sebagaimana ditunjukkan oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah, secara ringkas terbagi dalam tujuh hal, sebagai berikut.
1. Memiliki ilmu yang akan disampaikan
2. Mengamalkan ilmu yang disampaikan.
3. Ikhlas.
4. Memulai dari yang paling penting kemudian yang penting berikutnya.
5. Sabar.
6. Berhias dengan akhlak yang mulia dan menggunakan cara yang hikmah dalam berdakwah.
7. Memiliki tekad dan semangat yang tinggi.
(Lihat pengantar asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah terhadap kitab Minhajul Anbiya’)
Jazakumullah khoir...




(http://saifuddinzuhrie.blogspot.com)

http://asysyariah.com

Tunggu apa lagi? segera buat blog dan gunakan sebagai media dakwahmu?(zuhrie)


Share on Google Plus

About Admin

0 komentar:

Posting Komentar