Perkembangan Tiada Akhir dalam Dakwah

Penyatuan "Aqidah" Media Islam di Bogor

BOGOR - Pelatihan video jurnalistik dengan tema “Perkembangan Tiada Akhir dalam Dakwah”  yang ditujukan bagi praktisi media dakwah ini, telah berlangsung di Bogor, Sabtu - Ahad 16 - 17 Februari 2013. Acara yang diadakan di kota hujan ini merupakan pelatihan yang memperkenalkan penggunaan media visual dalam menayangkan acara-acara dakwah yang bertujuan untuk membina umat berdasarkan manhaj ahlussunnah wal jama'ah dan pemahaman as salafussholeh.
Acara dihadiri oleh kurang lebih 30 peserta yang merupakan utusan dari berbagai yayasan dan organisasi dakwah di Indonesia diantaranya, Radio Muslim, Yayasan Syekh bin Baz, Yayasan Ibn Taimiyah, Yayasan Arrisalah Alkhoiriyah  Medan, Al Irsyad Salatiga, dan Ummah TV Jakarta dan Makassar. Ditambah beberapa utusan pribadi.

Wahdah Islamiyah mengutus kru Dep. Infokom mewakili TV Ummah yang saat ini sedang  dirintis, dan masih dalam proses menuju tayangan perdananya.
DSC 2551
Selama pelatihan, peserta sangat antusias mengikuti materi-materi yang dipaparkan oleh pemateri yang mumpuni dalam bidang video jurnalistik, diantaranya NurmanYusuf , Alex Trianda dari SCTV, dan  Ust Mus'ab Abu Abdillah Manajer Operasional Wesal TV.
pemateri
Materi yang disampaikan sangat bermanfaat sebagai dasar dalam mempelajari video jurnalistik. Ada tiga materi yang dipaparkan yaitu Dasar-dasar Audio Video (Digital), Proses Recording Video, dan Non Linear Editing.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, interaktif dan tidak membuat jenuh karena diselingi oleh canda dari pemateri. “menyatukan aqidah tentang video sangat penting sebelum proses produksi” ujar. Nurman Yusuf.
 peserta
Sebagai hasil dari kegiatan tersebut, diharapkan para peserta nantinya dapat memberi kontribusi berupa karya-karya yang bermanfaat bagi ummat. Follow up dari kegiatan ini akan dibentuk sebuah komunitas yang menyatukan media dari berbagai organisasi dan yayasan untuk menguatkan dakwah menangkal pengaruh buruk dari tayangan media.
Reporter : Abu Ubaid dan Abu Abdullah
Editor :  Abu Thoriq
Share on Google Plus

About Admin

0 komentar:

Posting Komentar