Sarapan Nasi dan Mi Instan? Siap-siaplah Mengantuk

TRIBUNNEWS.COM - Praktis dan terburu waktu, kerap menjadi alasan sarapan dengan menu seadanya. Mi instan ditambah nasi kerap menjadi pilihan. Atau yang lebih mewah lagi menu tersebut ditambah tahu atau telur rebus. Jika ini anda terapkan maka bersiaplah mengantuk saat menjalankan aktivitas.

Mengapa demikian? Djoko Sutopo, seorang ahli gizi yang tinggal di Gorontalo menuliskan alasannya di grup Gerakan Sadar Gizi.

Menurutnta, nasi dan mi instan adalah sama-sama sumber hidrat arang (karbohidrat). Makanan jenis ini, di dalam usus harus dicerna lebih dulu sebelum dapat digunakan sebagai energi.
Pencerna karbohodrat disebut "enzim" yang terbuat dari protein. Enzim bagaikan mobil, selengkap apapun tidak dapat jalan kalau tidak ada sopirnya. Nah, yang menyopiri enzim adalah mineral dan vitamin.

"Jadi kalau kita hanya" makan nasi plus mi instan atau bahkan ditambah tahu/telur tanpa asupan mineral dan vitamin yang cukup maka nasi dann mie instan yang dicerna dan digunakan sebagai energi hanya sedikit. Akibatnya kita kekurangan energi yang ditandai dengan ngantuk," papar Djoko Sutopo.

Ngantuk adalah sinyal pemberitahuan agar tubuh beristirahat (tidur) untuk menghemat energi yang kurang. Jadi lengkapilah sarapan pagi kita dengan sayur dan buah.
Gizi
Share on Google Plus

About Admin

0 komentar:

Posting Komentar